PERBEDAAN kenapa senantiasa dijadikan alasan permusuhan. Dalih untuk berseberangan. Jadi pembenar untuk tindakan memusuhi, menghabisi dan menihilkan pihak lain yang berbeda dengan “aku” atau “kita”. Individu atau pihak apa pun yang tak bisa menerima perbedaan, keragaman dan pluralisme kerap merasa terancam eksistensi sendiri. Ke luar, ekspresi dan pelampiasannya acap kasar, brutal, sadis, dan absolute. Ke dalam, sesungguhnya memendam sifat rendah diri, MC, kompleks minder. Individu atau pihak apa pun tersebut kuatir kehadiran sesuatu yang lain itu mengancam jatidiri, eksistensi dan kepentingannya.
Continue reading ‘Toleransi’
Archive for April 12th, 2009
BARU-baru ini Menlu Italia Franco Frattini secara terbuka mengapresiasi budaya koeksistensi damai di Indonesia. Lebih jauh Frattini menyarankan komunitas global belajar toleransi dari Indonesia. Tokoh professor Italia Andrea Riccardi menyebutkan Tanah Air kita sebagai laboratorium pluralisme. Peradaban berdampingan secara damai atau istilahnya (civilization of coexistence) yang dibutuhkan dunia, ada di Indonesia.
Continue reading ‘Toleran’
Hari ini kita bicara tentang kuman. Menurut KBBI, kuman adalah binatang yg amat kecil yang menyebabkan penyakit. Termasuk yang namanya penyakit kudis. Bisa juga dimaksudkan sebagai benda atau barang yang kecil sekali. Ada pula peribahasa, Kuman di seberang lautan bisa dilihat, sedangkan gajah di pelupuk mata tak tampak. Menurut KBBI pula, peribahasa itu bermakna bahwa kesalahan (kekurangan) orang lain walaupun kecil sekali akan kelihatan, tetapi kesalahan (kekurangan) sendiri (meskipun besar) tidak kelihatan.
Continue reading ‘Kuman’
Recent Comments